Bengkulu, 25 Februari 2025. Dalam rangka memperkuat arah kebijakan serta meningkatkan mutu program pengabdian kepada masyarakat, Poltekkes Kemenkes Bengkulu menyelenggarakan webinar bertajuk “Penyusunan Rencana Induk Pengabdian (RIP) dan Rencana Strategis (Renstra) Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2026”. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh jajaran pimpinan, dosen, serta tim pengelola penelitian dan pengabmas di lingkungan institusi.
Webinar ini menghadirkan narasumber utama, Prod Dian Handayani, SKM, M.Kes, PhD, yang memberikan pemaparan komprehensif terkait strategi penyusunan dokumen RIP dan Renstra yang selaras dengan visi institusi, kebijakan nasional, serta kebutuhan masyarakat. Dalam materinya, beliau menekankan pentingnya perencanaan berbasis analisis situasi, pemetaan potensi wilayah, kolaborasi antar multidisiplin ilmu, melibatkan mahasiswa dalam kegiatan penmas serta integrasi hasil penelitian ke dalam program pengabdian.
“RIP dan Renstra bukan hanya dokumen administratif, tetapi menjadi panduan strategis agar kegiatan pengabdian benar-benar berdampak dan berkelanjutan,” ungkap beliau dalam sesi pemaparan. Ia juga mendorong agar setiap program pengabmas memiliki indikator capaian yang terukur serta berorientasi pada luaran yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Kegiatan webinar ini dibuka secara resmi oleh Wakil Direktur I Bidang Akademik, Ns. Septiyanti, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa penyusunan RIP dan Renstra Pengabmas Tahun 2026 merupakan langkah penting dalam menyelaraskan program pengabdian dengan Rencana Strategis institusi serta arah pembangunan kesehatan nasional.
“Kami berharap melalui kegiatan ini, seluruh sivitas akademika dapat memiliki pemahaman yang sama terkait arah dan prioritas pengabdian kepada masyarakat, sehingga program yang dirancang lebih terstruktur, terarah, dan memberikan kontribusi signifikan bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat,” ujar beliau.
Webinar berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang membahas berbagai tantangan dalam penyusunan dokumen perencanaan, termasuk penentuan fokus unggulan, kolaborasi lintas sektor, serta strategi monitoring dan evaluasi program.
Dengan terselenggaranya webinar ini, Poltekkes Kemenkes Bengkulu diharapkan mampu menghasilkan dokumen RIP dan Renstra Pengabmas Tahun 2026 yang berkualitas, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung pencapaian visi sebagai institusi pendidikan tinggi kesehatan yang unggul dan berdaya saing.(ade)


















